Senin, 14 Maret 2016

berkata tidak untuk pacaran

Sebagian besar anak muda menganggap, pacaran bisa menjadi bukti kalau dirinya itu normal. Yang nggak punya pacar dianggap nggak normal. Duh, kasian banget ya. Pacaran juga bisa dijadikan alat bukti bahwa dirinya cakep, karena ada yang mau. Dan juga itu tadi, aktivis pacaran mengatakan bahwa dengan berpacaran bisa meningkatkan semangat belajar dan bekerja. Benarkah?!

Dewasa ini, pacaran merupakan suatu hal yang dianggap wajib oleh sebagian kalangan. Banyak alasan, mengapa anak muda jadi merasa krisis Pe’De kalau nggak punya pacar. Dari yang takut dikatakan kurang gaul, hingga yang katanya semangat belajarnya semakin meningkat setelah punya pacar. Lalu, sebenarnya apa sih definisi pacaran itu? Pacaran –menurut para pelakunya—adalah suatu ikatan perasaan cinta dan kasih antara lelaki dan perempuan untuk menjalin suatu hubungan yang lebih dekat yang pada esensinya untuk saling mengenal lebih jauh untuk menuju proses pernikahan atau untuk mencari pasangan hidup yang dianggap cocok.

 Sobat muda, pernah nggak sih kita berfikir, bahwa ketika seorang laki-laki dan perempuan berduaan di suatu tempat, ada yang ikut serta meramaikan suasana? Ya, dialah setan. Sebagaimana yang disabdakan Nabi kita Muhammad SAW:

“Janganlah salah seorang diantara kalian berduaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) karena setan adalah orang ketiganya, maka barangsiapa yang bangga dengan kebaikannya dan sedih dengan keburukannya maka dia adalah seorang yang mukmin." (HR. Ahmad)

 Terbukti kan, pacaran membuka banyak sekali efek negatif. Selain zina tadi, mau tahu apa saja dampak negatif pacaran?

-    Menyebarkan Penyakit
Salah satu dampak dari zina adalah mewabahnya berbagai jenis penyakit kelamin seperti HIV/AIDS, sipilis, dan penyakit kelamin lainnya.

-    Meningkatnya Penggunaan Narkoba
Bila pacarnya adalah pengguna narkoba maka kemungkinan besar dia juga akan terseret.

-    Meningkatnya Kriminalitas
Misalnya, mencuri uang teman untuk menraktir sang pacar

-    Membangkang Orang Tua
Para remaja yang sudah terlanjur mencintai pacarnya lebih dari orang tuanya, tentunya akan lebih memilih pacarnya daripada orang tuanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar